Skip to content
News

Key Issue: BPJPH: Halal Kini Simbol Kesehatan dan Kualitas, Bukan Lagi Isu Agama

Sarah Jones - kabarteras.com 4 mins read

BPJPH: Halal Menjadi Simbol Kesehatan dan Kualitas, Bukan Lagi Isu Agama Key Issue dalam industri makanan modern semakin terang oleh peran Badan Penyelenggara

Key Issue: BPJPH: Halal Kini Simbol Kesehatan dan Kualitas, Bukan Lagi Isu Agama

BPJPH: Halal Menjadi Simbol Kesehatan dan Kualitas, Bukan Lagi Isu Agama

Key Issue dalam industri makanan modern semakin terang oleh peran Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang mengubah persepsi halal dari sekadar pertimbangan agama menjadi standar kualitas internasional. Dalam wawancara di Jakarta, Ahmad Haikal Hasan, kepala BPJPH, menjelaskan bahwa konsep halal kini tidak hanya terkait dengan keagamaan, tetapi juga mencerminkan kesehatan, kebersihan, dan kualitas produk yang kian dihargai oleh konsumen global.

Perubahan Paradigma Halal dalam Pasar Internasional

Haikal menekankan bahwa halal kini diakui sebagai simbol universal, bukan lagi hanya untuk umat Muslim. Perubahan ini berdampak signifikan pada percepatan globalisasi produk halal, di mana standar tersebut menjadi kunci untuk memperluas pasar ke luar negeri. Ia menambahkan bahwa konsep ini sejalan dengan visi pemerintah Indonesia dalam memperkuat posisi sebagai mitra penting dalam industri pangan global.

“Halal sekarang bukan hanya soal agama, tetapi juga kesehatan dan kualitas. Halal adalah simbol yang dapat diakui oleh seluruh masyarakat, karena memastikan proses produksi yang aman dan terstandarisasi,”

Haikal juga menyebut bahwa pergeseran ini didorong oleh kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang ingin mengubah halal dari sekadar isu agama menjadi bagian dari gaya hidup modern. Dengan kebijakan ini, BPJPH berupaya membangun kerja sama internasional, seperti MoU dengan Selandia Baru, untuk meningkatkan akreditasi produk halal secara global. Ia menilai halal menjadi Key Issue yang penting dalam konteks ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Konsep Halal di Berbagai Negara: Penjelasan dan Perbedaan

Menurut Haikal, interpretasi halal di berbagai negara berbeda-beda, tetapi semuanya mengarah pada peningkatan standar kesehatan. Di Amerika Serikat, Departemen Pertanian menghubungkan halal dengan kualitas pangan, sementara Korea Selatan menggunakannya sebagai indikator kebersihan ganda. Di Australia, halal dianggap sebagai penanda kepuasan pelanggan, dan di Eropa, produk halal dikenal sebagai pangan elite yang diproses secara ketat.

Di Tiongkok, halal bukan hanya simbol agama, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi utama. “Tiongkok kini menjadi produsen halal terbesar di dunia, dengan nilai produksi mencapai lebih dari 21 miliar dolar AS per tahun,” kata Haikal. Hal ini menunjukkan bahwa Key Issue halal kini mencakup aspek ekonomi dan industri yang luas, bukan hanya sektor agama.

Berbeda dengan Indonesia yang memiliki populasi Muslim terbesar dunia, negara ini belum sepenuhnya menjadi produsen halal terbesar. Haikal mengakui bahwa keberhasilan halal global bergantung pada negara-negara seperti Brasil, Amerika Serikat, dan Tiongkok yang mengintegrasikan konsep halal ke dalam kebijakan ekonomi mereka. Ia menekankan bahwa Key Issue utama saat ini adalah memastikan transparansi, ketertelusuran, dan kepercayaan konsumen terhadap produk halal.

Peluang dan Tantangan Pengembangan Industri Halal

Perubahan ini membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor produk halal ke pasar internasional. Haikal mengungkapkan bahwa BPJPH terus berupaya memberikan sertifikasi yang lebih kompetitif, agar produk halal Indonesia bisa bersaing dengan negara lain. Namun, tantangan tetap ada, seperti kesadaran masyarakat terhadap standar halal yang lebih luas.

“Key Issue dalam pengembangan halal adalah memastikan bahwa konsumen tidak hanya mengakui keagamaan, tetapi juga kesehatan dan kualitas produk. Dengan demikian, halal menjadi penanda yang lebih berharga dalam era globalisasi,”

Haikal juga mengingatkan bahwa pengembangan halal tidak hanya tentang sertifikasi, tetapi juga tentang inovasi. Produk halal kini harus mampu memenuhi permintaan pasar yang semakin kritis, seperti penggunaan bahan alami, lingkungan yang sehat, dan proses produksi yang transparan. Ia menegaskan bahwa Key Issue ini akan menjadi fondasi untuk pertumbuhan industri halal yang lebih maju.

Langkah Strategis BPJPH untuk Meningkatkan Kredibilitas

BPJPH terus melakukan langkah strategis untuk memperkuat kredibilitas sertifikasi halal. Salah satunya adalah kerja sama dengan negara-negara lain seperti Selandia Baru yang mengakui standar halal Indonesia secara resmi. Dengan ini, produk halal Indonesia bisa masuk ke pasar internasional tanpa harus melalui proses sertifikasi yang lebih rumit.

Haikal menyoroti pentingnya Key Issue dalam membangun kepercayaan konsumen. Ia menjelaskan bahwa BPJPH sedang mengembangkan sistem yang lebih modern, mencakup teknologi dan standar internasional, agar produk halal bisa diakui secara global. Langkah ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan citra Indonesia sebagai negara yang inovatif.

Perspektif Dunia: Halal Sebagai Bagian dari Gaya Hidup Modern

Dalam perspektif dunia, konsep halal semakin berkembang menjadi bagian dari gaya hidup modern. Menurut Haikal, halal bukan lagi sekadar label untuk makanan, tetapi juga mencakup produk kecantikan, tekstil, dan minuman. Ia menambahkan bahwa Key Issue utama dalam pengembangan halal adalah menggabungkan keagamaan dengan kebutuhan konsumen di berbagai sektor.

“Dengan memperkuat standar halal, Indonesia bisa menjadi contoh bagi negara lain dalam menyeimbangkan antara aspek spiritual dan kesehatan,” ujarnya. Haikal juga menekankan bahwa konsep ini perlu diikuti oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah, produsen, dan konsumen, agar industri halal berkembang secara berkelanjutan.

Dengan perubahan ini, Haikal berharap Key Issue halal bisa menjadi salah satu pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia menilai bahwa halal kini adalah jembatan antara kepercayaan agama dan kebutuhan pasar global, yang akan memberikan dampak positif untuk semua pihak terlibat.

Join the discussion