Skip to content
News

Latest Program: Joesoef Drone Academy Gandeng Republikorp dan Yayasan PENA Kuatkan Fondasi Pertahanan Sejak Dini

Matthew Miller - kabarteras.com 3 mins read

Joesoef Drone Academy dan Mitra Kuatkan Dasar Pertahanan Nasional Kolaborasi Membentuk Generasi Muda Teknologi Dirgantara Latest Program - Joesoef Drone

Latest Program: Joesoef Drone Academy Gandeng Republikorp dan Yayasan PENA Kuatkan Fondasi Pertahanan Sejak Dini

Joesoef Drone Academy dan Mitra Kuatkan Dasar Pertahanan Nasional

Kolaborasi Membentuk Generasi Muda Teknologi Dirgantara

Latest Program – Joesoef Drone Academy (JDA) berhasil melahirkan generasi pemuda yang mampu menguasai teknologi dirgantara dan memiliki kesadaran bela negara yang tangguh. Melalui program yang dipimpin oleh South China Sea Council (SCSC) Youth Program, JDA mengadakan pelatihan dasar untuk pilot drone junior di Bumi Perkemahan Cibubur pada 10-11 Juli 2026.

Total peserta sebanyak 46 siswa dari berbagai SMA di Jakarta dan Jawa Barat. Pelatihan ini dirancang secara padat, taktis, dan aplikatif untuk memastikan pemahaman yang mendalam tentang Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Di hari pertama, peserta mendalami teori drone dan langsung mengaplikasikannya melalui simulasi serta latihan penerbangan di lapangan.

Di luar teknis penerbangan, JDA juga memperkuat pembentukan karakter dan mentalitas para siswa. Sesi refleksi serta berbagi pengalaman menjadi bagian penting dalam meningkatkan rasa kepemimpinan dan kebersamaan di antara peserta.

Pada hari kedua, penilaian kompetensi dilakukan secara ketat melalui ujian tertulis sertifikasi resmi. Setelah lulus, para peserta mengikuti Seremoni Inagurasi Pilot Drone Junior. Sertifikasi ini melanjutkan program intensif sebelumnya yang diadakan JDA.

Perluasan Program dan Mitra Strategis

Pelatihan JDA dimulai dengan peresmian Batch 1 Jakarta pada 25 April 2026 di Pusdirga Cibubur, serta Batch 1 Jawa Barat pada 25 Mei 2026 di Sekretariat JDA Jabar, Cirata, Bandung Barat. Sebanyak 91 pelajar dari Jakarta terdiri atas SMA Negeri 39, SMA Negeri 98, SMA Negeri 99, dan SMA Negeri 104 menjadi peserta.

Sementara itu, SMK Negeri Maniis, SMK Negeri 1 Cipeundeuy, MA Karya Madani, dan SMK Negeri 1 Cipatat mewakili Jawa Barat dalam program ini. JDA merancang pelatihan yang menyeluruh, mencakup sesi lapangan dan kelas untuk memastikan keterampilan peserta berkembang secara komprehensif.

Model kerja sama antara JDA, Republikorp, dan Yayasan PENA menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem pertahanan. Keterlibatan organisasi swasta dan lembaga sosial menegaskan komitmen untuk mendukung pengembangan SDM dari tingkat dini.

“Melalui rekam jejak pelatihan yang panjang, JDA berkomitmen membekali generasi muda dengan kompetensi kedirgantaraan yang terukur dan bersertifikat resmi, bukan sekadar memberikan pengalaman sesaat,” kata Ketua Pelaksana JDA, M Jasin Fadillah dalam keterangan, Rabu (15/7/2026).

Dukungan Tokoh Pertahanan Nasional

Acara inagurasi dihadiri oleh tokoh pertahanan senior seperti Marsekal TNI (Purn) Imam Sufaat (Ketua Dewan SCSC), Laksamana Madya TNI (Purn) Arie Soedewo, dan Marsekal Madya TNI (Purn) Hadiyan Sumintaatmadja. Hadir pula Frank Wawolangi (Sekretaris Jenderal SCSC), Marsekal Madya TNI (Purn) Eris Herryanto (Ketua Pusdirga), Marsekal Pertama TNI (Purn) Agung Sasongko Jati (Ketua FASI & Kepala Instruktur Drone), Adhanni Akbar Alamsyah (CEO Republikorp), dan Dyah Tribuwana (Ketua Yayasan PENA).

Kemitraan ini menegaskan peran aktif elemen swasta dan yayasan sosial dalam memperkuat sistem pertahanan. Bagi Republikorp, keterlibatan dalam JDA adalah bentuk investasi jangka panjang untuk membangun SDM yang siap mendukung industri pertahanan. Yayasan PENA melalui program ini menunjukkan kepedulian terhadap pengembangan minat generasi muda di luar jalur pendidikan formal.

Program JDA tidak hanya menyediakan keterampilan teknis operasi drone. Selain itu, para pelajar diajarkan pandangan luas mengenai teknologi militer, aspek geopolitik, serta semangat cinta tanah air. Dengan jumlah peserta yang signifikan, JDA membuktikan sinergi antara komunitas pertahanan, sektor swasta, dan lembaga sosial merupakan model edukasi yang efektif dan bisa diaplikasikan di berbagai wilayah Indonesia.

Join the discussion