Skip to content
News

Meeting Results: Merajut Simpul Baru Transportasi Jakarta, dari Manggarai hingga JIS

Thomas Martinez - kabarteras.com 3 mins read

Meeting Results: Memperkuat Jaringan Transportasi Jakarta dari Manggarai hingga JIS Meeting Results menunjukkan kemajuan signifikan dalam rencana integrasi

Meeting Results: Merajut Simpul Baru Transportasi Jakarta, dari Manggarai hingga JIS

Meeting Results: Memperkuat Jaringan Transportasi Jakarta dari Manggarai hingga JIS

Meeting Results menunjukkan kemajuan signifikan dalam rencana integrasi transportasi publik Jakarta. Kebijakan ini bertujuan membangun jaringan yang lebih efisien, mengurangi kemacetan, dan meningkatkan aksesibilitas bagi warga kota. Proyek pembangunan LRT Jakarta dari Pegangsaan Dua hingga Manggarai, serta ekspansi lebih lanjut ke JIS, menjadi fokus utama dalam pertemuan tersebut. Inisiatif ini mengubah cara pendekatan transportasi sebelumnya menjadi sistem yang lebih holistik dan berkelanjutan.

Ekspansi LRT dari Pegangsaan Dua ke Manggarai

Pembangunan Koridor LRT Pegangsaan Dua–Manggarai telah mencapai titik kritis. Selama Meeting Results yang diadakan di Jakarta Timur, Pramono Anung, direktur PT Jakpro, menyatakan bahwa progres konstruksi telah mencapai 95 persen. Jalur baru ini sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun, termasuk lima lokasi tambahan di Rawamangun, Pramuka, Kayu Manis, Matraman, dan Manggarai. Penyelesaian rel dari Matraman hingga Manggarai akan selesai akhir Juli 2026.

“LRT Jakarta diharapkan menjadi bagian integral dari sistem transportasi yang terpadu, terutama dengan pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas yang sedang dicanangkan,” kata Pramono Anung dalam Meeting Results yang disiarkan oleh media lokal.

Kawasan Manggarai dipilih sebagai titik pusat baru karena statusnya sebagai interkonektivitas utama antara KRL Commuter Line, Kereta Bandara, dan KRL Jabodebek. Kehadiran LRT akan meningkatkan efisiensi perjalanan, terutama untuk warga yang tinggal di utara Jakarta. Selain itu, seluruh stasiun di koridor baru dirancang terhubung dengan layanan Transjakarta, memungkinkan pengguna beralih antar moda tanpa harus berjalan kaki jauh.

Resmikan Agustus 2026, LRT Memperkuat Konektivitas Kota

Koridor LRT Pegangsaan Dua–Manggarai akan diresmikan pada Agustus 2026. Perjalanan dari titik awal hingga Manggarai memakan waktu sekitar 28 menit, yang jauh lebih cepat dibandingkan transportasi darat. Dengan kehadiran LRT, masyarakat akan memiliki alternatif lebih nyaman untuk menghindari kemacetan yang sering terjadi di jalanan utama Jakarta.

“Dengan sistem LRT ini, konektivitas antar daerah akan menjadi lebih efektif, khususnya di sekitar stasiun utama seperti Manggarai dan Dukuh Atas,” ujar Pramono Anung dalam Meeting Results terkini.

Manggarai juga diharapkan menjadi simpul integrasi yang menggabungkan beberapa jalur transportasi. Koridor LRT akan terhubung ke layanan Transjakarta, sehingga memungkinkan penumpang menuju keberbagai tujuan dengan lebih mudah. Dalam Meeting Results, pihak Pemprov DKI Jakarta menyatakan bahwa proyek ini akan melayani 60.000 hingga 80.000 penumpang per hari secara bertahap, dengan kapasitas maksimal 275 orang per rangkaian.

Langkah Selanjutnya: Perluasan ke Dukuh Atas

Pengembangan LRT tidak berhenti di Manggarai. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan ekspansi hingga Dukuh Atas, dengan panjang jalur sekitar dua kilometer. Pembangunan dimulai awal 2027 dan diperkirakan selesai 2028, menggunakan anggaran sebesar Rp2,7 triliun dari APBD.

“Perluasan ini bertujuan menggabungkan jaringan transportasi yang sudah ada, termasuk dengan MRT dan Kereta Cepat Whoosh yang akan dirancang di masa depan,” jelas Pramono Anung dalam Meeting Results terbaru.

Dukuh Atas, sebagai kawasan transit paling padat di Jakarta, akan menjadi titik hubung utama antar moda. Dengan adanya LRT, kawasan tersebut akan semakin terpadu dengan fasilitas seperti MRT, LRT Jabodebek, dan Transjakarta. Selain itu, pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas akan menghubungkan enam jenis transportasi, termasuk fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Komitmen untuk Konektivitas yang Lebih Baik

Dalam Meeting Results, Pemprov DKI Jakarta menyatakan komitmen untuk menghadirkan sistem transportasi yang mudah diakses. Pedestrian Deck Dukuh Atas, yang diharapkan selesai akhir 2028, akan menjadi proyek prioritas dalam mempercepat perpindahan antar moda. Proyek ini juga membawa total investasi sebesar Rp12,5 triliun, yang mencakup pembangunan rel, stasiun, dan prasarana pendukung lainnya.

“Konektivitas yang lebih baik akan mengurangi waktu tempuh, menurunkan polusi udara, dan meningkatkan kenyamanan bagi warga Jakarta,” tegas Pramono Anung pada Meeting Results yang diselenggarakan di Jakarta Timur.

Meeting Results ini menunjukkan bahwa pemerintah DKI Jakarta terus berupaya menyelesaikan tantangan transportasi kota. Dengan ekspansi LRT dan pengembangan infrastruktur pendukung, Jakarta berharap mewujudkan sistem transportasi yang lebih terpadu dan berkelanjutan. Proyek ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan kualitas hidup warga kota.

Join the discussion