Skip to content
News

New Policy: Jawa Barat Raih Penghargaan Wisata Ramah Muslim Paling Menjanjikan se-OKI

Betty Thomas - kabarteras.com 3 mins read

erkat New Policy New Policy - Provinsi Jawa Barat berhasil meraih penghargaan kategori "Most Promising Muslim-Friendly Region of The Year" dalam ajang Halal

New Policy: Jawa Barat Raih Penghargaan Wisata Ramah Muslim Paling Menjanjikan se-OKI

Jawa Barat Raih Penghargaan Wisata Ramah Muslim Berkat New Policy

New Policy – Provinsi Jawa Barat berhasil meraih penghargaan kategori “Most Promising Muslim-Friendly Region of The Year” dalam ajang Halal In Travel – Global Summit 2026 di Singapura. Penghargaan ini menandai implementasi New Policy yang mendorong pengembangan pariwisata ramah Muslim dengan standar internasional, serta menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur untuk pengunjung Muslim. Sebagai salah satu wilayah di Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Jawa Barat menunjukkan kemajuan signifikan dalam mewujudkan destinasi wisata yang memadukan kebudayaan, agama, dan kebutuhan wisatawan Muslim.

Implementasi New Policy untuk Meningkatkan Pariwisata Muslim

Peraih penghargaan ini memenuhi syarat berdasarkan penilaian Global Muslim Travel Index (GMTI) oleh CrescentRating, yang bekerja sama dengan Mastercard untuk mengukur kesiapan dan keberlanjutan pariwisata di seluruh OKI. New Policy menjadi pendorong utama dalam memperkuat kebijakan pemerintah Jawa Barat yang menitikberatkan pada fasilitas seperti masjid, akomodasi, transportasi, serta pengembangan destinasi yang memenuhi kebutuhan pengunjung Muslim. Kebijakan ini juga memastikan akses ke makanan halal, informasi layanan berbahasa Arab, dan peningkatan daya tarik destinasi religius dan budaya.

Kriteria penilaian menitikberatkan pada berbagai aspek, seperti ketersediaan fasilitas, kebijakan pemerintah, dan inovasi program. New Policy telah menciptakan sistem yang lebih terintegrasi untuk memudahkan pengelolaan pariwisata Muslim, termasuk pengaturan jadwal sholat, pengembangan jalur wisata halal, serta pemberdayaan UMKM yang menyediakan produk dan jasa sesuai standar halal. Dukungan pihak berwenang, seperti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, menjadi pilar utama dalam menjamin keberlanjutan implementasi kebijakan ini.

“New Policy menjadi transformasi besar dalam menyatukan berbagai stakeholder untuk menciptakan lingkungan wisata yang inklusif dan profesional,” kata Iendra Sofyan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, pada Kamis (25/6). Ia menambahkan bahwa penghargaan ini menunjukkan bahwa Jawa Barat telah mencapai tingkat kematangan yang memadai untuk bersaing di pasar internasional.

Dalam rangkaian acara Halal In Travel – Global Summit 2026, tiga kategori lainnya juga diberikan, termasuk Muslim-friendly Service Provider Awards, HalalTrip Travelers Choice Awards, dan Halal Travel Personalities of The Year. Namun, fokus utama pada New Policy memberikan perhatian khusus pada bagaimana Jawa Barat mengubah paradigma pariwisata dengan memprioritaskan kebutuhan dan kepuasan wisatawan Muslim. Kebijakan ini tidak hanya meningkatkan daya tarik destinasi lokal tetapi juga menjadi model bagi daerah lain di Indonesia untuk mengembangkan konsep wisata yang lebih inklusif.

Dampak New Policy pada Ekosistem Wisata Jabar

Implementasi New Policy telah berdampak luas pada industri pariwisata Jawa Barat, mulai dari pengembangan infrastruktur hingga peningkatan kualitas pelayanan. Berbagai inisiatif seperti pembangunan fasilitas keagamaan, pelatihan tenaga kerja untuk layanan halal, dan penerapan teknologi digital dalam promosi destinasi, menjadi bagian dari strategi yang telah menunjukkan hasil nyata. Selain itu, kebijakan ini juga mendorong kerja sama antar instansi, termasuk pemerintah daerah, swasta, dan komunitas Muslim, untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang sinergis dan berkelanjutan.

Penghargaan yang diraih Jawa Barat tidak hanya mengakui keberhasilan dalam keberlanjutan pariwisata Muslim, tetapi juga menegaskan bahwa New Policy menjadi landasan utama dalam mencapai target tersebut. Berbagai program seperti “Wisata Halal Jabar” dan “Jawa Barat Masjid Friendly” menjadi contoh nyata dari inisiatif yang dikelola secara terpadu. Pemerintah Provinsi Jabar berkomitmen untuk terus meningkatkan penilaian GMTI, dengan mengembangkan strategi berbasis data dan feedback langsung dari pengunjung.

Join the discussion