Skip to content
News

New Policy: Pemkab Bogor Bangun Creative Hub Perdana di Eks Gedung Kesenian Cibinong, Selesai 2026

Emily Anderson - kabarteras.com 4 mins read

Hub Perdana di Eks Gedung Kesenian Cibinong New Policy - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi meluncurkan New Policy terkait pembangunan Creative Hub

New Policy: Pemkab Bogor Bangun Creative Hub Perdana di Eks Gedung Kesenian Cibinong, Selesai 2026

New Policy: Pemkab Bogor Mulai Bangun Creative Hub Perdana di Eks Gedung Kesenian Cibinong

New Policy – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi meluncurkan New Policy terkait pembangunan Creative Hub Perdana di area eks Gedung Kesenian Cibinong. Proyek ini diumumkan oleh Bupati Rudy Susmanto pada Kamis (9/7) dan diberitakan sebagai langkah strategis untuk mendorong ekonomi kreatif di wilayah tersebut.

“Dengan New Policy ini, Pemkab Bogor berkomitmen mengintegrasikan pendidikan, seni, dan inovasi menjadi satu platform yang mendukung keberlanjutan kreativitas,”

tegas Rudy dalam pidatonya.

Tahap penandatanganan kontrak telah selesai dilakukan, dan penyelesaian proyek dijadwalkan rampung pada Desember 2026. Gedung yang akan dibangun tidak hanya menjadi venue pertunjukan seni, tetapi juga pusat kolaborasi multidisiplin bagi penggiat kreatif lokal dan nasional.

Strategi Pengembangan Ekonomi Kreatif dengan New Policy

Penyelesaian Creative Hub Perdana di eks Gedung Kesenian Cibinong menjadi salah satu prioritas New Policy Pemkab Bogor. Dalam perspektif ekonomi, proyek ini bertujuan meningkatkan daya saing sektor kreatif melalui infrastruktur yang modern dan berkelanjutan. Fasilitas yang disediakan akan mencakup ruang workshop, studio produksi, serta area pameran yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku seni, desainer, dan pengusaha kreatif.

Bupati Rudy Susmanto menjelaskan bahwa New Policy ini merupakan inisiatif untuk menciptakan ekosistem kreatif yang dinamis, yang sejalan dengan visi kabupaten dalam membangun kota yang inovatif. “Kreativitas adalah pintu gerbang menuju ekonomi yang lebih berkualitas,” tambah Rudy, menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah dan komunitas kreatif.

Anggaran Rp29,47 Miliar untuk Fasilitas Representatif

Pembangunan Creative Hub Perdana menghabiskan anggaran sekitar Rp29,47 miliar, yang diperoleh melalui alokasi dana dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor. Dana tersebut digunakan untuk memastikan ketersediaan fasilitas yang memadai, termasuk teknologi produksi seni, sistem manajemen acara, dan layanan pendukung bagi pengunjung.

Sebagai proyek strategis dalam New Policy, gedung ini diharapkan menjadi simbol keberhasilan pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kreatif. Pemkab Bogor juga menggandeng mitra swasta untuk memastikan proyek ini memiliki nilai tambah dan daya tarik bagi masyarakat. “Kita ingin kreativitas bisa berkembang secara maksimal dengan infrastruktur yang sesuai,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Yudiantri, saat memberikan keterangan tambahan.

Fungsi Utama dan Penggunaan Creative Hub Perdana

Selesai tahun 2026, Creative Hub Perdana akan dioperasikan secara penuh sebagai pusat kegiatan seni dan kreativitas. Fungsi utamanya mencakup pertunjukan teater, pameran seni, serta acara kolaboratif yang melibatkan berbagai subsektor, seperti desain, musik, dan pertunjukan budaya.

Bupati Rudy Susmanto juga menyebutkan bahwa proyek ini akan menjadi magnet bagi pengunjung dari luar daerah, terutama yang tertarik dengan seni dan inovasi. “Gedung ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan menyediakan ruang untuk berbagai inisiatif kreatif,” tambahnya.

Penggunaan Creative Hub Perdana akan mencakup kemitraan dengan sekolah seni, organisasi budaya, dan perusahaan kreatif. Selain itu, pemerintah juga berencana mengadakan pelatihan dan seminar bagi masyarakat yang ingin memasuki bidang kreatif.

Kolaborasi Pemkab Bogor dengan Berbagai Pihak

Proyek Creative Hub Perdana tidak hanya didorong oleh pemerintah, tetapi juga didukung oleh berbagai pihak, termasuk masyarakat, akademisi, dan komunitas seni.

Rudy Susmanto menjelaskan bahwa New Policy ini dirancang sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat akan ruang yang lebih luas untuk berkarya. “Kita ingin kreativitas tidak lagi terbatas pada ruang kecil, tetapi bisa berkembang menjadi pilar ekonomi kabupaten,” katanya.

Selain itu, proyek ini juga mencerminkan komitmen Pemkab Bogor dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal. Gedung eks kesenian akan diubah menjadi pusat kreativitas yang ramah lingkungan, dengan desain modern yang tetap mempertahankan elemen tradisional dari sejarah lokasi tersebut.

Perkembangan Fisik dan Estimasi Waktu Penyelesaian

Proses konstruksi Creative Hub Perdana telah dimulai sejak penandatanganan kontrak, dan pekerjaan diharapkan berjalan lancar hingga Desember 2026.

Rudy Susmanto mengatakan bahwa proyek ini akan melibatkan pengawasan ketat dari tim teknis dan pihak terkait untuk memastikan kualitas bangunan sesuai standar. “Setiap tahap pembangunan harus diawasi secara berkala agar tidak ada penundaan,” imbuhnya.

Dengan selesainya proyek pada 2026, Pemkab Bogor berharap Creative Hub Perdana bisa beroperasi secara penuh pada 2027. Ini akan menjadi kesempatan bagi pelaku kreatif untuk memamerkan karya mereka dan meningkatkan pemasukan daerah melalui berbagai aktivitas ekonomi kreatif.

Penyelesaian Creative Hub Perdana juga diharapkan memberikan dampak positif bagi pariwisata. Bupati Rudy Susmanto mengatakan bahwa keberadaan ruang kreatif ini akan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan, terutama yang tertarik dengan budaya dan seni. “Gedung ini akan menarik minat masyarakat lokal dan nasional, sekaligus meningkatkan jumlah peng

Join the discussion