Pemkot Ambon Tanamkan Semangat Bela Negara ke Pelajar Sambut Indonesia Emas 2045
```html Pemkot Ambon Tanamkan Semangat Bela Negara ke Pelajar
Kabarteras.com – “`html
Pemkot Ambon Tanamkan Semangat Bela Negara kepada Generasi Muda
Pemerintah Kota Ambon secara konsisten melakukan upaya strategis untuk menanamkan semangat bela negara kepada para pelajar dan mahasiswa di wilayahnya. Kegiatan sosialisasi yang berlangsung dengan penuh antusiasme ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Dengan mengusung tema “Generasi Muda Penjaga Benteng Kognitif NKRI untuk Indonesia Emas 2045”, Pemkot Ambon menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter kebangsaan yang kuat sejak dini.
Kegiatan ini menghadirkan berbagai peserta dari jenjang pendidikan yang berbeda, mulai dari siswa sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, hingga mahasiswa perguruan tinggi. Kehadiran para pelajar ini mencerminkan pentingnya pemahaman bela negara yang tidak hanya terbatas pada aspek militer, tetapi juga mencakup kontribusi dalam bidang pendidikan, teknologi, dan sosial kemasyarakatan.
Transformasi Makna Bela Negara di Era Digital
Wali Kota Ambon, Bodewin M Wattimena, dalam sambutannya menyampaikan bahwa konsep bela negara telah mengalami transformasi yang sangat signifikan seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi digital. Di era modern ini, bentuk-bentuk baru bela negara muncul melalui berbagai cara yang relevan dengan kehidupan sehari-hari para generasi muda.
“Bela negara di era saat ini diwujudkan melalui sikap, perilaku, dan kontribusi nyata dalam kehidupan sehari-hari, baik seorang pelajar dan mahasiswa yang menempuh pendidikan dengan sungguh-sungguh dan memiliki inovasi, maupun guru yang memberikan keteladanan,” ujar Bodewin dengan penuh keyakinan.
Penjelasan ini menunjukkan bahwa semangat bela negara tidak hanya diartikan sebagai pertahanan fisik terhadap ancaman, tetapi juga mencakup upaya menjaga keutuhan bangsa melalui pendidikan, inovasi, dan keteladanan dalam berbagai aspek kehidupan.
Peran Penting Literasi Digital dan Berpikir Kritis
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri langsung oleh Brigjen TNI Parhulutan Marpaung yang menjabat sebagai Kepala Pusat Bela Negara Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan. Kehadiran beliau memberikan bobot dan kredibilitas terhadap program pembinaan bela negara yang digagas oleh Pemkot Ambon.
“Generasi muda dituntut untuk mampu berpikir kritis, memiliki literasi digital yang baik, mampu membedakan fakta dan opini, menolak hoaks, tidak mudah terprovokasi, dan tetap berpegang teguh pada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” tegasnya dengan penekanan yang kuat.
Pesan ini sangat relevan mengingat tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks. Kemampuan untuk menyaring informasi, tidak mudah terpengaruh oleh berita palsu, serta tetap berpegang pada nilai-nilai konstitusional menjadi modal penting dalam menjaga keutuhan bangsa.
Komitmen Jangka Panjang Pemkot Ambon
Pemkot Ambon berkomitmen untuk terus mendukung program pembinaan dan pendidikan kesadaran bela negara secara berkelanjutan. Langkah ini diambil dengan tujuan mencetak generasi muda yang berintegritas tinggi, berkarakter kuat, dan memiliki komitmen yang tidak goyah terhadap bangsa dan negara.
Kegiatan sosialisasi ini mengacu pada berbagai landasan hukum yang kuat, termasuk Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, serta berbagai kebijakan nasional lainnya. Semua regulasi ini menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini para peserta yang merupakan pelajar dan mahasiswa dapat mengerti dan memahami tugas dan tanggung jawab mereka hari ini. Mari sama-sama kita rawat keberagaman, jaga kebinekaan supaya Indonesia tetap ada dan berdaulat,” ucap Bodewin menutup sambutannya.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Pemkot Ambon berharap semangat bela negara yang ditanamkan kepada para pelajar dan mahasiswa dapat menjadi fondasi kuat bagi kemajuan bangsa di masa depan. Generasi muda yang memahami peran dan tanggung jawabnya akan menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Indonesia.
“`
