Skip to content
News

Polri Geledah Rumah Mewah – Restoran Hingga Money Changer, Ini Kata Komisi 3

Sarah Jones - kabarteras.com 2 mins read

Polri Geledah Rumah Mewah, Restoran, hingga Money Changer, Ini Tanggapan Komisi 3 Polri Geledah Rumah Mewah - REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Komisi 3 DPR RI

Polri Geledah Rumah Mewah – Restoran Hingga Money Changer, Ini Kata Komisi 3

Polri Geledah Rumah Mewah, Restoran, hingga Money Changer, Ini Tanggapan Komisi 3

Polri Geledah Rumah Mewah – REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Komisi 3 DPR RI memberikan dukungan penuh terhadap operasi penyelidikan yang dilakukan Polri terkait kasus dugaan korupsi batu bara, suap, dan pencucian uang (TPPU). Anggota Komisi 3, Nasyirul Falah Amru (Gus Falah), menegaskan bahwa langkah tersebut penting untuk menjaga transparansi dalam penegakan hukum.

Menurut Gus Falah, penyelidikan harus dilakukan dengan profesional dan tanpa keraguan. “Langkah Polri dalam mengusut kasus korupsi, suap, dan TPPU yang terkait tata kelola batu bara harus tetap tegas dan objektif. Siapa pun yang terlibat harus diberi kesempatan untuk memberikan pertanggungjawaban sesuai aturan hukum,” ujarnya.

Kasus yang Diperiksa

Kasus yang sedang diselidiki mencakup dugaan penggelapan dana terkait gangguan pasokan listrik PLN, skandal Asabri selama 2020–2025, serta penyelesaian utang PT CBS terhadap PT KNI. Polri telah melakukan penggeledahan di beberapa lokasi, termasuk Kafe de’Clan Signature dan Koin Money Changer.

“Penyidik menemukan uang sebesar Rp67,5 miliar yang diduga terkait investigasi. Ini menunjukkan komitmen aparat hukum untuk mengungkap aliran dana yang memicu tindak pidana,” kata Gus Falah dalam keterangan tertulis, Kamis (9/7/2026).

Gus Falah mengapresiasi penyitaan uang sebagai langkah yang memperkuat proses pemeriksaan. Ia menekankan perlunya kehati-hatian dalam menyusun bukti untuk memastikan keadilan dalam setiap kasus.

Sebagai pengawas hukum di Komisi III, Gus Falah berharap seluruh proses penyelidikan berjalan independen dan sesuai prosedur. “Korupsi adalah kejahatan besar yang merugikan negara. Setiap dugaan harus ditelusuri hingga tuntas agar kepercayaan publik terhadap institusi hukum tetap terjaga,” tambahnya.

Join the discussion