Singgung Kelestarian Alam, Prabowo: Jangan Ada Penebangan, Kalau Perlu Tanam Ratusan Juta Pohon Baru
Dalam kesempatan yang menyoroti isu lingkungan, Singgung Kelestarian Alam Prabowo menjadi sorotan utama saat Presiden menyampaikan arahan strategis. Sebelum
Prabowo: Tanam Ratusan Juta Pohon untuk Kelestarian Alam
Pesan Lingkungan dalam Revitalisasi Infrastruktur
Kabarteras.com – Dalam kesempatan yang menyoroti isu lingkungan, Singgung Kelestarian Alam Prabowo menjadi sorotan utama saat Presiden menyampaikan arahan strategis. Sebelum menghadiri upacara peresmian revitalisasi Stasiun Semarang Tawang pada Kamis (30/7/2026), kepala negara menegaskan pentingnya keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan perlindungan ekosistem. Ia mengajak seluruh pemimpin daerah serta instansi pemerintah untuk lebih proaktif dalam menjaga warisan alam Indonesia.
Menurut pandangan Presiden, daya tarik utama bagi wisatawan internasional tidak hanya terletak pada fasilitas modern, tetapi juga pada kekayaan budaya, keindahan lanskap, dan suasana khas nusantara yang masih terjaga. “Yang menarik wisatawan ke negara kita? Yang menarik ada kebudayaan kita, yang menarik adalah keindahan di negeri kita, yang menarik adalah suasana di negeri kita,” ujarnya dalam kesempatan tersebut. Pernyataan ini menunjukkan bahwa kelestarian alam merupakan fondasi penting bagi pengembangan pariwisata nasional.
Agenda Prioritas Penanganan Sampah Nasional
Prabowo menegaskan bahwa kebersihan menjadi syarat mutlak bagi pengembangan sektor pariwisata di seluruh Indonesia. Setiap wilayah administratif, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, harus menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya. Karena itu, ia menetapkan penanganan masalah sampah sebagai agenda prioritas selama satu tahun ke depan. “Dalam waktu satu tahun ini kita harus selesaikan masalah sampah di seluruh Indonesia,” tegasnya. Selain itu, seluruh sungai dan aliran air juga harus dijaga kebersihannya agar ekosistem tetap terjaga.
Langkah konkret ini mencakup koordinasi antarinstansi pemerintah dan keterlibatan masyarakat lokal dalam program kebersihan. Presiden juga menekankan bahwa pengelolaan sampah tidak boleh hanya bersifat sementara, melainkan harus menjadi budaya yang berkelanjutan di setiap daerah.
Larangan Penebangan dan Program Penanaman Massal
Salah satu poin penting yang disampaikan adalah larangan penebangan pohon secara sembarangan. Prabowo menyatakan bahwa alam harus dilindungi dengan ketat. Jika diperlukan, pemerintah siap melakukan penanaman ratusan juta pohon baru untuk menjaga estetika dan keindahan lingkungan. “Alam harus dijaga, pohon tidak boleh ditebang sembarangan. Kalau perlu, kita tanam ratusan juta pohon baru. Estetika, keindahan, harus kita pertahankan,” paparnya.
Program penanaman massal ini akan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Target penanaman mencakup kawasan hutan, jalur hijau perkotaan, serta area sekitar infrastruktur strategis seperti stasiun dan bandara.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Presiden memberikan arahan langsung kepada para gubernur, bupati, dan wali kota, serta instansi pemerintah lainnya agar berkomitmen melestarikan alam. “Kita ubah kesan Indonesia, memang harus lestari, harus indah, harus asri,” pungkasnya.
Apresiasi untuk PT KAI dan Makna Historis Stasiun
Dalam sambutannya, Prabowo juga menyampaikan penghargaan kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) atas keberhasilan menyelesaikan proyek revitalisasi Stasiun Semarang Tawang. Ia mengingatkan bahwa stasiun bersejarah ini memiliki makna penting dalam sejarah perjalanan negara.
Saudara-saudara, sejarah mencatat bahwa Presiden Republik Indonesia pertama, menggunakan stasiun ini untuk berangkat ke daerah-daerah lain untuk menjalankan tugas negara di awal kepemerintahannya, ucapnya.
Revitalisasi ini tidak hanya meningkatkan fungsi transportasi, tetapi juga menjadi simbol komitmen pemerintah terhadap pelestarian warisan budaya dan alam Indonesia secara bersamaan.
