Skip to content
News

Viral Diduga Pati TNI Bintang 1 Cekcok di Mandiri Jogja Marathon 2026

Matthew Miller - kabarteras.com 2 mins read

Viral Diduga Pati TNI Bintang 1 Cekcok di Mandiri Jogja Marathon 2026 Viral Diduga Pati TNI Bintang 1 Cekcok - Sebuah video yang memperlihatkan aksi tidak

Viral Diduga Pati TNI Bintang 1 Cekcok di Mandiri Jogja Marathon 2026

Viral Diduga Pati TNI Bintang 1 Cekcok di Mandiri Jogja Marathon 2026

Viral Diduga Pati TNI Bintang 1 Cekcok – Sebuah video yang memperlihatkan aksi tidak terduga dari seorang perwira tinggi TNI AD viral di media sosial, khususnya di platform seperti Facebook, Instagram, dan Twitter. Video tersebut menunjukkan insiden cekcok antara pati TNI bintang satu dengan seorang pelari di acara Mandiri Jogja Marathon 2026, yang digelar di Yogyakarta pada Ahad (21/6/2026). Insiden ini menimbulkan perdebatan di kalangan warganet dan masyarakat, terutama mengenai penggunaan kekuasaan oleh petugas selama acara olahraga tersebut.

Detail Insiden dan Pelaku

Video yang menyebar menggambarkan kejadian saat seorang pelari tak terdaftar memaksa masuk ke garis finis. Setelah itu, seorang pelari lain terlihat mengeluh kepada petugas lomba. Perwira tinggi TNI AD, Brigjen Yuniar Dwi Hantono, diketahui menjadi pihak yang terlibat dalam insiden tersebut. Dalam video, Brigjen Yuniar menunjukkan sikap agresif saat berdebat dengan petugas, memperlihatkan ketidakpuasan atas penegakan aturan di lokasi acara.

“Ini pengawal saya, ini pengawal saya,” kata Brigjen Yuniar dengan nada tinggi dalam video yang viral, dikutip Republika dari Jakarta, Ahad (21/6/2026).

“Tidak bisa Pak,” jawab petugas yang menjalankan standar operasional prosedur (SOP), menegaskan bahwa hanya pelari yang terdaftar diizinkan menyelesaikan lomba.

Insiden ini memperlihatkan konflik antara aturan yang diterapkan dan sikap perwira TNI yang mungkin merasa memiliki wewenang untuk mengatur jalannya lomba. Dalam video, Brigjen Yuniar mengambil alih peran pengawal dan mengarahkan pelari tak terdaftar ke garis finis, sementara petugas bersikeras pada prosedur yang sudah ditentukan.

Penjelasan Pihak TNI

Setelah insiden viral, pihak TNI AD memberikan penjelasan resmi mengenai peran Brigjen Yuniar Dwi Hantono dalam acara Mandiri Jogja Marathon 2026. Menurut pernyataan dari Korp Kasih, pati TNI tersebut bertugas sebagai pengawal dan memastikan kelancaran lomba di sekitar area start dan finish. Meski begitu, kejadian ini menimbulkan pertanyaan mengenai keterlibatan langsung perwira tinggi dalam pengawasan jalur lomba serta penggunaan wewenang yang mungkin dianggap melampaui.

Video tersebut juga menunjukkan reaksi masyarakat saat melihat aksi perwira TNI. Banyak warganet menilai tindakan Brigjen Yuniar terkesan memaksa dan kurang profesional, sementara sebagian lainnya mengapresiasi keberaniannya dalam memastikan keamanan lomba. Namun, kritik terhadap pati TNI bintang satu ini menggambarkan ketimpangan antara kekuasaan dan kewajiban dalam acara olahraga besar.

Dampak dari insiden ini terasa kuat, terutama dalam meningkatkan keterlibatan publik terhadap kegiatan TNI dalam penyelenggaraan lomba maraton. Berbagai media lokal dan nasional mulai menganalisis kejadian ini, membandingkan dengan penyelenggaraan acara serupa di tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah warganet juga menyoroti perlunya pengawasan lebih ketat terhadap perwira yang terlibat langsung dalam proses pengawalan pelari.

Join the discussion