Key Discussion: ParagonCorp dan Pemprov DKI Kembangkan RPTRA Bhinneka sebagai Ruang Publik Inklusif
n RPTRA Bhinneka Swadarma sebagai Ruang Publik Inklusif Key Discussion – RPTRA Bhinneka Swadarma menjadi proyek strategis yang diproyeksikan mendorong
Key Discussion: ParagonCorp dan Pemprov DKI Jakarta Bangun RPTRA Bhinneka Swadarma sebagai Ruang Publik Inklusif
Key Discussion – RPTRA Bhinneka Swadarma menjadi proyek strategis yang diproyeksikan mendorong pengembangan ruang publik inklusif di DKI Jakarta. Melalui kolaborasi antara ParagonCorp dan Pemerintah Provinsi DKI, ruang ini dirancang untuk menjadi pusat aktivitas sosial, pendidikan, dan kesehatan yang aksesibel bagi seluruh lapisan masyarakat. Proyek ini tidak hanya memperkaya infrastruktur kota, tetapi juga mencerminkan upaya bersama untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
Inisiatif dalam Rangka Perayaan HUT Jakarta ke-499
Launching proyek RPTRA Bhinneka Swadarma dilakukan sebagai bagian dari rangkaian acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta yang ke-499. Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung serta Group CEO ParagonCorp Harman Subakat, yang menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan dalam berkontribusi pada pemanfaatan ruang publik secara optimal. Proyek ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menghadirkan solusi yang berdampak sosial dan ekonomi.
Dalam Key Discussion, ParagonCorp dan Pemprov DKI Jakarta menekankan bahwa ruang publik modern harus berorientasi pada kebutuhan komunitas. RPTRA Bhinneka Swadarma menjadi contoh nyata bagaimana pengembangan infrastruktur dapat menyatu dengan nilai-nilai inklusivitas, terutama dalam memperluas akses bagi lansia, anak-anak, serta masyarakat berpenghasilan rendah. Proses revitalisasi ini juga mencakup rencana untuk mengintegrasikan fasilitas pendidikan, olahraga, dan kreativitas secara harmonis.
Komitmen Berkelanjutan dalam Pemanfaatan Ruang Publik
ParagonCorp, yang bermula dan berkembang di kawasan Swadarma sejak lebih dari empat dekade, memandang RPTRA Bhinneka sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi masyarakat setempat. Proyek ini berupaya menghadirkan lingkungan yang aman dan nyaman untuk berbagai kegiatan, termasuk diskusi, pembelajaran, dan interaksi sosial. Dalam Key Discussion, pengelolaan RPTRA menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk menciptakan ruang publik yang dinamis dan berkelanjutan.
Rencana pembangunan RPTRA Bhinneka tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga pada aspek fungsional dan emosional. Revitalisasi tiga zona utama—ruang diskusi dan literasi, sarana olahraga, serta area bermain dan kreativitas—dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai kelompok usia. ParagonCorp bekerja sama dengan Kelurahan Ulujami dan Rumah Zakat untuk melakukan social mapping, memastikan desain ruang selaras dengan harapan warga.
“Swadarma adalah tempat dimana ParagonCorp berawal. Kami percaya bahwa Key Discussion dalam pengembangan ruang publik harus mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesehatan hingga pembelajaran. RPTRA Bhinneka Swadarma menjadi wujud komitmen kami untuk menjawab tantangan sosial melalui inovasi,” tutur Harman Subakat, Group CEO ParagonCorp.
“Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan ruang publik yang berkelanjutan. Key Discussion tentang RPTRA Bhinneka Swadarma menunjukkan bagaimana sinergi dapat meningkatkan kualitas hidup warga dengan cara yang holistik,” lanjut Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Proses Key Discussion ini juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam merancang ruang publik. Revitalisasi RPTRA Bhinneka Swadarma diharapkan menjadi model bagi proyek serupa di daerah lain, menegaskan bahwa ruang publik bukan hanya tempat untuk bermain, tetapi juga pusat pembelajaran dan pertumbuhan. Dengan ini, ParagonCorp dan Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah konkret untuk mewujudkan kota yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
