Skip to content
Visual

Sensus Ekonomi 2026 Jangkau Permukiman Bantaran Sungai Kahayan

Linda Wilson - kabarteras.com 2 mins read

Sabtu, 25 Juli 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palangka Raya resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 Jangkau Permukiman di berbagai lokasi

Sensus Ekonomi 2026 Jangkau Permukiman Bantaran Sungai Kahayan

Sensus Ekonomi 2026 Jangkau Permukiman Bantaran Sungai Kahayan

Kabarteras.com – Sabtu, 25 Juli 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palangka Raya resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 Jangkau Permukiman di berbagai lokasi strategis. Kegiatan pendataan ini melibatkan sebanyak 220 petugas lapangan yang tersebar untuk menjalankan proses pengumpulan data secara menyeluruh. Wilayah yang menjadi fokus utama meliputi kawasan bantaran Sungai Kahayan serta daerah Pahandut Seberang di Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui inisiatif ini, pemerintah berharap dapat memperoleh gambaran komprehensif mengenai aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan permukiman bantaran sungai.

Target Pendataan dan Kelompok Sasaran

Kegiatan sensus ini secara khusus menyasar dua kelompok utama, yaitu pelaku usaha dan rumah tangga yang tinggal di wilayah bantaran Sungai Kahayan. Setiap petugas lapangan ditugaskan untuk melakukan wawancara langsung dan verifikasi data di lapangan. Proses pendataan ini dirancang untuk memastikan akurasi informasi yang dikumpulkan dari setiap responden. Dengan melibatkan jumlah petugas yang signifikan, BPS Kota Palangka Raya memastikan cakupan yang luas dan representatif.

Sensus Ekonomi 2026 Jangkau Permukiman merupakan upaya strategis untuk memetakan potensi ekonomi di kawasan bantaran sungai yang selama ini belum terdata secara optimal.

Manfaat Data untuk Kebijakan Pembangunan

Informasi yang terkumpul melalui kegiatan ini akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Pemerintah daerah berharap data sensus dapat memberikan insight mengenai potensi ekonomi lokal, termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah. Selain itu, data ini juga akan membantu identifikasi kebutuhan infrastruktur dan layanan publik di kawasan permukiman bantaran. Dengan demikian, alokasi anggaran dan program pembangunan dapat disesuaikan dengan kondisi riil masyarakat.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 Jangkau Permukiman juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dalam kegiatan pendataan nasional. Petugas lapangan tidak hanya mengumpulkan data ekonomi, tetapi juga memberikan edukasi mengenai manfaat sensus bagi pembangunan daerah. Keterlibatan aktif masyarakat akan memastikan kelancaran proses pendataan dan hasil yang lebih akurat.

Sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah, sensus ini menjadi momentum untuk memperkuat basis data ekonomi nasional. Kawasan bantaran Sungai Kahayan yang memiliki karakteristik unik menjadi salah satu wilayah prioritas dalam pendataan. Melalui pendekatan yang sistematis dan terencana, BPS Kota Palangka Raya menargetkan penyelesaian pendataan dalam waktu yang telah ditentukan. Hasil akhir dari kegiatan ini akan dipublikasikan sebagai referensi penting bagi para pemangku kepentingan di bidang ekonomi dan pembangunan daerah.

Join the discussion