Dapat Chat Mesum di Medsos? Ini yang Perlu Dilakukan
Dapat Chat Mesum di Media Sosial? Simak Langkah yang Harus Diambil Kasus Pelecehan Seksual di USU Viral Dapat Chat Mesum di Medsos - Kasus dugaan pelecehan
Dapat Chat Mesum di Media Sosial? Simak Langkah yang Harus Diambil
Kasus Pelecehan Seksual di USU Viral
Dapat Chat Mesum di Medsos – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa lebih dari 60 mahasiswi di Universitas Sumatera Utara (USU) kini menjadi perbincangan hangat di berbagai platform digital. Pelakunya, yang juga seorang mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU, diduga sering mengirim pesan-pesan tidak sopan hingga ajakan untuk melakukan panggilan video seks kepada para korban.
Langkah Bijak Menghadapi Pesan Mesum
Menanggapi isu tersebut, Enda Nasution, seorang pakar di bidang digital dan media sosial, memberikan panduan terkait cara mengatasi chat mesum dari seseorang atau akun yang tidak dikenal. Menurutnya, masyarakat perlu membedakan antara gangguan sementara, pelecehan yang berulang, dan ancaman yang lebih serius.
“Pertama, kita harus memahami perbedaan antara gangguan satu kali, pola pelecehan seksual, serta ancaman yang berpotensi serius. Tidak semua pesan acak layak langsung dianggap sebagai kasus besar, tetapi korban harus memperhatikan kapan situasi mulai melewati ambang batas dan perlu diperbaiki,” jelas Enda saat dihubungi Republika, Kamis (16/7/2026).
Perlu Kumpulkan Bukti Lengkap
Jika gangguan tersebut berkembang menjadi pelecehan seksual, Enda menyarankan korban untuk mengumpulkan bukti secara sistematis. Bukti-bukti tersebut bisa mencakup tangkapan layar, rekaman aktivitas layar, identitas pengirim pesan, waktu kejadian, serta data pendukung lainnya yang bisa digunakan dalam laporan resmi.
Langkah Selanjutnya: Laporkan ke Otoritas Kampus
Korban bisa melaporkan ke Unit Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) jika masalahnya sudah mencapai tingkat mengganggu. “Kalau pesan hanya bersifat acak, cukup blokir saja. Namun, jika sudah membentuk pola mengganggu, segera laporkan ke pihak kampus. Saat ini, setiap institusi pendidikan memiliki unit khusus untuk menangani hal ini,” tambah Enda.
Panduan Viralkan Kasus Tanpa Terganjal Hukum
Enda juga mengingatkan korban agar hati-hati ketika ingin membagikan kasus pelecehan seksual di media sosial. Ia menekankan pentingnya memperhatikan beberapa aspek agar upaya menyampaikan informasi tidak mengarah pada tuntutan pidana pencemaran nama baik.
