Key Strategy: Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 17,77 Triliun, Sektor Pertanian Serap Dana Terbesar
tegi Utama Dukung Sektor Pertanian Key Strategy – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus menguatkan strategi pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 17,77 Triliun, Strategi Utama Dukung Sektor Pertanian
Key Strategy – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus menguatkan strategi pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga akhir Mei 2026, total pembiayaan KUR yang telah disalurkan mencapai Rp17,77 triliun, dengan fokus utama pada sektor pertanian yang menjadi penyerap dana terbesar. Strategi ini sejalan dengan upaya bank untuk meningkatkan akses permodalan bagi kelompok usaha yang rentan terhadap krisis ekonomi, terutama di daerah pedesaan.
Peran KUR dalam Pembangunan Ekonomi Lokal
Dalam Key Strategy Bank Mandiri, KUR dianggap sebagai salah satu instrumen kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan menyalurkan dana hingga Rp17,77 triliun, bank ini berhasil menjangkau 135.829 pelaku usaha, di mana sektor pertanian mendominasi penerimaan dana. Program ini memungkinkan petani dan pengusaha pertanian memperluas skala usaha, meningkatkan produktivitas, serta mengurangi ketergantungan pada bantuan pemerintah.
“Pembangunan ekonomi tidak bisa terlepas dari peran sektor pertanian, yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Dengan Key Strategy yang berfokus pada KUR, Bank Mandiri berkomitmen untuk memastikan dana tersebut sampai ke tangan yang tepat,” tutur Bayu Trisno Arief Setiawan, SVP Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri, dalam wawancara terpisah.
Penyebaran Dana KUR Berdasarkan Sektor
Distribusi dana KUR mencerminkan prioritas Bank Mandiri dalam Key Strategy pengembangan UMKM. Sektor produksi mendapat 63,54 persen dari total pembiayaan, dengan nilai Rp11,29 triliun, sementara sektor nonproduksi menyumbang 36,46 persen atau Rp6,48 triliun. Namun, sektor pertanian tetap menjadi penyerap dana terbesar dengan total Rp5,82 triliun, atau 32,77 persen dari seluruh penyaluran.
Sebagai bagian dari Key Strategy, Bank Mandiri juga mengalokasikan dana untuk sektor lain seperti jasa produksi, industri pengolahan, dan perikanan. Secara bersamaan, dana KUR ini memperkuat jaringan ekosistem usaha yang menghubungkan UMKM dengan pemasok, distributor, serta pelaku usaha lainnya. Hal ini membantu meningkatkan efisiensi produksi dan menumbuhkan permintaan pasar.
Dukungan Finansial untuk Pertanian
KUR yang dialokasikan untuk sektor pertanian memiliki peran strategis dalam Key Strategy Bank Mandiri untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat. Dana ini digunakan untuk membiayai peralatan pertanian, pengembangan lahan, maupun kebutuhan bahan baku. Dengan angka penyaluran Rp5,82 triliun, sektor pertanian memperoleh akses permodalan yang lebih luas dibandingkan sektor lain, mencerminkan prioritas bank dalam membangun kemandirian usaha pertanian.
Pertanian adalah sektor yang paling rentan terhadap perubahan iklim dan fluktuasi harga global. Melalui Key Strategy dalam KUR, Bank Mandiri mencoba mengurangi risiko keuangan bagi petani dengan memastikan akses modal yang stabil. Selain itu, program ini juga diharapkan meningkatkan produksi pangan dan menjaga ketahanan pangan nasional.
Perluasan Jangkauan Melalui Inisiatif Baru
Key Strategy Bank Mandiri tidak hanya berfokus pada penyaluran dana KUR, tetapi juga pada inisiatif pengembangan ekosistem usaha. Dalam beberapa tahun terakhir, bank ini menggandeng berbagai pihak untuk memperluas jangkauan KUR, termasuk pengusaha perikanan, peternak, dan pengrajin lokal. Inisiatif ini memberikan ruang bagi UMKM di sektor pertanian untuk mengakses sumber daya yang lebih baik dan meningkatkan daya saing.
Program KUR juga diintegrasikan dengan strategi pemasaran UMKM. Dengan memperkuat koneksi antara pelaku usaha dan pasar, Bank Mandiri berharap mengurangi risiko kredit bermasalah (NPL) dan meningkatkan likuiditas dana. Key Strategy ini telah memberikan dampak nyata, dengan 43,34 persen dari target penyaluran KUR 2026 telah tercapai, mencapai angka Rp17,77 triliun.
Program KPP sebagai Bagian dari Key Strategy
Selain KUR, Bank Mandiri juga mengembangkan Key Strategy melalui program Kredit Program Perumahan (KPP) sebagai bagian dari upaya mendukung Program 3 Juta Rumah. Hingga Mei 2026, dana KPP telah disalurkan sebesar Rp493,1 miliar kepada 1.764 debitur. Dana ini bermanfaat untuk memperluas usaha UMKM melalui pemenuhan kebutuhan perumahan atau tempat usaha.
Secara kumulatif sejak program KUR diluncurkan pada 2008, Bank Mandiri telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp321,01 triliun kepada 3,72 juta debitur. Key Strategy dalam pengembangan KUR ini terus diperluas, dengan target penyaluran dana yang lebih besar di tahun mendatang. Bank Mandiri berkomitmen untuk meningkatkan akses permodalan bagi UMKM, terutama di sektor pertanian yang sangat vital bagi perekonomian nasional.
