Skip to content
Ekonomi

New Policy: Bahlil Tegaskan Komitmen Penyediaan Akses Listrik untuk Seluruh Rakyat

Patricia Williams - kabarteras.com 3 mins read

New Policy: Bahlil Tegaskan Akses Listrik untuk Seluruh Rakyat New Policy - Di tengah upaya pemerintah mempercepat penerapan New Policy, Menteri Energi dan

New Policy: Bahlil Tegaskan Komitmen Penyediaan Akses Listrik untuk Seluruh Rakyat

New Policy: Bahlil Tegaskan Akses Listrik untuk Seluruh Rakyat

New Policy – Di tengah upaya pemerintah mempercepat penerapan New Policy, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen untuk memastikan seluruh rakyat Indonesia memiliki akses terhadap listrik. Ia menekankan bahwa kebijakan baru ini bertujuan mendorong pelayanan energi yang merata, terutama bagi masyarakat yang masih kesulitan mendapatkan pasokan listrik, seperti di daerah terpencil atau dengan kondisi ekonomi yang kurang memadai.

Peran Listrik dalam Pembangunan Nasional

“Penyediaan akses penerangan adalah bentuk kehadiran negara bagi masyarakat yang masih kesulitan mendapatkan pasokan listrik,” kata Bahlil dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi dari Jakarta, Sabtu (20/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa akses listrik bukan hanya mendorong kualitas kehidupan sehari-hari, tetapi juga menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi keluarga, peningkatan akses pendidikan, dan kesetaraan informasi. New Policy yang dicanangkan pemerintah akan membuka peluang bagi warga yang belum teraliri listrik untuk mengakses layanan energi secara lebih mudah.

Strategi untuk Meningkatkan Akses Listrik

Menurut Bahlil, New Policy akan dijalankan melalui berbagai strategi, seperti pemanfaatan teknologi, investasi besar-besaran, serta kerja sama dengan swasta dan masyarakat. Ia menyoroti bahwa wilayah yang secara komersial dianggap tidak menguntungkan tetap menjadi prioritas, karena biaya investasi yang tinggi tidak boleh menjadi penghalang bagi kemajuan pembangunan. “Kita harus memastikan bahwa kebutuhan akan listrik dirasakan oleh semua kalangan masyarakat, baik yang berkembang maupun yang belum sempat melangkah ke tahap penerangan,” imbuhnya.

Dalam mewujudkan New Policy, pemerintah akan memperluas jaringan listrik ke daerah-daerah yang masih tertinggal. Hal ini dilakukan dengan mengoptimalkan penggunaan energi terbarukan, seperti solar dan mikrohidro, serta membangun infrastruktur listrik yang lebih efisien. Bahlil juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses ini, karena keberhasilan New Policy tidak hanya bergantung pada kemampuan pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.

Manfaat dan Dampak dari Kebijakan Baru

Menurut Bahlil, kebijakan New Policy akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Dengan akses listrik yang memadai, pendidikan di daerah terpencil bisa lebih optimal, karena siswa akan memiliki fasilitas belajar yang lebih lengkap. Selain itu, pelayanan kesehatan juga akan meningkat, karena rumah sakit dan klinik bisa beroperasi lebih efektif. Ia menambahkan bahwa New Policy juga akan mempercepat proses digitalisasi, yang menjadi bagian dari upaya membangun perekonomian nasional.

“Kita harus memahami bahwa listrik adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan modern. Tanpa akses listrik, masyarakat akan kesulitan dalam berbagai aspek, termasuk komunikasi, pertanian, dan industri kecil,” jelas Bahlil. Kebijakan ini, lanjutnya, merupakan langkah penting untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata dan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang progresif dalam hal infrastruktur energi.

Dalam rangka mendukung New Policy, Kementerian ESDM juga menggandeng sejumlah pihak untuk memastikan program ini berjalan tepat sasaran. Bahlil menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat akan menjadi kunci sukses dalam membangun akses listrik untuk seluruh rakyat. Ia berharap, dalam beberapa tahun mendatang, hampir seluruh wilayah Indonesia akan memiliki fasilitas penerangan yang memadai, sejalan dengan visi pemerintah mewujudkan kemajuan yang inklusif.

Join the discussion