Pemerintah Diminta Beri Kepastian Regulasi untuk Industri Intermediate Mineral
Pemerintah Indonesia diminta memberikan kepastian hukum serta jaminan insentif fiskal dan nonfiskal demi percepatan pengembangan industri antara berbasis
Kejelasan Regulasi Kunci untuk Industri Mineral Lanjutan
Kabarteras.com – Pemerintah Indonesia diminta memberikan kepastian hukum serta jaminan insentif fiskal dan nonfiskal demi percepatan pengembangan industri antara berbasis mineral. Upaya ini dipandang krusial agar proses hilirisasi mineral nasional terus berlanjut dan mampu menghasilkan produk dengan nilai tambah tinggi.
Fondasi Investasi pada Material Lanjutan
Bisman Bhaktiar, Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi & Pertambangan (PUSHEP), menekankan bahwa kepastian hukum merupakan dasar utama untuk menarik investasi pada sektor material lanjut. Tanpa kerangka regulasi yang jelas, pertumbuhan industri intermediate akan menghadapi hambatan signifikan.
Saat ini yang penting itu pemerintah perlu memberikan jaminan hukum, kepastian regulasi dan insentif baik fiskal dan nonfiskal,
— Bisman Bhaktiar, dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, Indonesia sebenarnya telah berhasil melaksanakan hilirisasi mineral. Namun, proses tersebut masih didominasi oleh produk setengah jadi sehingga nilai tambah yang diperoleh belum mencapai tingkat maksimal.
Bisman menambahkan bahwa nilai tambah terbesar justru terletak pada tahapan industri lanjutan hingga menghasilkan produk akhir. Oleh karena itu, pengembangan industri intermediate harus dipercepat sebagai penghubung antara hasil pengolahan mineral dengan industri manufaktur strategis.
Di sisi lain, pemerintah juga perlu memastikan setiap kerja sama dengan investor asing disertai transfer teknologi, bukan hanya investasi modal. Penguatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan ekosistem industri berbasis mineral menjadi faktor penting untuk mendukung pengembangan material maju di dalam negeri.
Kolaborasi Strategis dalam Forum 2026
Isu tersebut mengemuka dalam forum Danantara’s Advanced Materials Industry Dialogue 2026 yang digelar oleh Danantara Indonesia. Forum tersebut menginisiasi kolaborasi PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID, PT LEN Industri (Persero), PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, dan PT Perminas (Persero) untuk memperkuat pengembangan material maju berbasis mineral bagi kebutuhan industri strategis nasional.
