Solving Problems: Gerakan Tanam di Kuningan Serempak Dimulai Hari Ini
Mulai Diadakan di Kuningan Solving Problems - Di Kabupaten Kuningan, Jumat (3/7/2026), diluncurkan kegiatan Gerakan Tanam Serempak yang diinisiasi oleh Dinas
Gerakan Tanam Serempak Mulai Diadakan di Kuningan
Solving Problems – Di Kabupaten Kuningan, Jumat (3/7/2026), diluncurkan kegiatan Gerakan Tanam Serempak yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan). Lokasi pelaksanaan berada di Kelompok Tani Mekarsari, Desa Pasawahan, Kecamatan Pasawahan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nasional Gerakan Tanam Serempak 50.000 hektare yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Pelaksanaan sebagai Langkah Nyata
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, menjelaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar acara simbolis. Ia menekankan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan pasokan pangan nasional tetap stabil.
“Menanam adalah upaya yang dilakukan hari ini, tetapi hasilnya membentuk harapan untuk masa depan. Setiap butir benih yang ditanam bukan hanya potensi tanaman pangan, tetapi juga mengandung aspirasi keluarga petani, kekuatan ekonomi lokal, serta keberlanjutan ketahanan pangan bangsa,” tutur Tuti.
Capaian Pertanian hingga Mei 2026
Tuti juga menyebutkan prestasi di sektor pertanian Kabupaten Kuningan hingga Mei 2026. Luas lahan pertanian yang ditanami padi mencapai 28.344 hektare, sementara luas panen mencapai 27.478 hektare. Produktivitas rata-rata mencatatkan angka 61,21 kuintal per hektare.
“Total hasil panen mencapai 168.197 ton,” ucap Tuti.
Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan peran signifikan Kuningan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, meski menghadapi tantangan seperti perubahan iklim dan variasi cuaca. Dalam kesempatan itu, Sukim Supandi, Kepala Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) yang bertugas sebagai Penanggung Jawab Brigade Pangan Provinsi Jawa Barat, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah pelaksanaan ke-11 di wilayah tersebut.
