Skip to content
Esgnow

Bahlil Dorong Penggunaan Hidrogen di Bus Transjakarta, Siap Bahas dengan Pramono Anung

Linda Wilson - kabarteras.com 3 mins read

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan kesiapannya untuk membahas penggunaan teknologi hidrogen pada armada bus

Bahlil Dorong Penggunaan Hidrogen di Bus Transjakarta, Siap Bahas dengan Pramono Anung

Bahlil Dorong Hidrogen untuk Bus TransJakarta, Siap Diskusi dengan Pramono

Kabarteras.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan kesiapannya untuk membahas penggunaan teknologi hidrogen pada armada bus TransJakarta. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong transisi energi menuju sumber daya yang lebih bersih dan berkelanjutan. Bahlil Dorong Penggunaan Hidrogen di Bus Transjakarta sebagai salah satu strategi untuk mengurangi emisi karbon di sektor transportasi perkotaan.

Tentang bus, saya coba komunikasikan dengan Pak Gubernur DKI untuk memanfaatkan ini (hidrogen),

Ungkapan tersebut disampaikan oleh Bahlil saat menghadiri acara pembukaan Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Selasa, tanggal 21 Juli 2026. Kehadirannya dalam forum internasional ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam mengembangkan ekosistem hidrogen secara komprehensif.

Rekomendasi PLN untuk Implementasi Hidrogen

Langkah ini sejalan dengan rekomendasi Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo. Ia menyarankan agar Bahlil berkoordinasi langsung dengan Gubernur DKI Jakarta mengenai pemanfaatan gas hidrogen sebagai pengganti bahan bakar konvensional pada bus TransJakarta. Kolaborasi antara kementerian dan pemerintah daerah ini diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan.

Darmawan menjelaskan bahwa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Hidrogen (HRS) atau dalam bahasa Indonesia disebut SPBH telah tersedia di wilayah Jakarta. Meskipun infrastruktur pengisian sudah siap, hingga saat ini belum ada armada bus yang beroperasi menggunakan sumber energi tersebut. Ketersediaan fasilitas ini menjadi fondasi penting untuk pengembangan transportasi berbasis hidrogen.

Barangkali Bapak (Bahlil) bisa melobi Gubernur DKI. TransJakarta,

Menurut Darmawan, langkah selanjutnya adalah mendorong adopsi teknologi ini melalui pendekatan politik dan teknis kepada pemerintah daerah. Koordinasi yang intensif antara berbagai pihak akan memastikan implementasi yang efektif dan efisien.

Kolaborasi Internasional dan Nasional

Dalam upaya mewujudkan visi transportasi berbasis hidrogen, PLN telah menjalin komunikasi dengan berbagai produsen kendaraan asal Jepang, Jerman, dan Tiongkok. Diskusi tersebut berfokus pada ketersediaan unit bus yang kompatibel dengan teknologi hidrogen. Kerjasama internasional ini membuka peluang untuk mendapatkan teknologi terbaik dari berbagai negara.

Jika pemerintah memutuskan untuk mengintegrasikan hidrogen ke dalam sektor transportasi, khususnya TransJakarta, maka PLN akan bekerja sama erat dengan Pertamina. Kolaborasi ini mencakup penyediaan armada bus berbahan bakar hidrogen secara bersama-sama. Sinergi antara kedua perusahaan milik negara ini akan menciptakan ekosistem yang solid.

Nanti Pertamina dengan PLN bersama-sama menyediakan busnya. Tinggal kemudian nanti bus hidrogen ada logonya ESDM, PLN, Pertamina. Kita berkolaborasi membangun transportasi berbasis hidrogen,

Visi Indonesia dalam Ekosistem Hidrogen

Forum GHES 2026 menjadi wadah pertemuan bagi pemerintah, badan usaha, industri, akademisi, mitra internasional, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Tujuan utamanya adalah memperkuat pengembangan ekosistem hidrogen di Indonesia. Acara ini juga menjadi platform untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengembangan teknologi hidrogen.

Penyelenggaraan acara ini menegaskan tekad Indonesia untuk mendorong pemanfaatan hidrogen pada sektor transportasi, industri, logistik, dan pelabuhan. Sektor transportasi dipilih sebagai fokus awal karena memiliki potensi besar untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil serta menurunkan emisi kendaraan. Selain transportasi, Bahlil juga menyoroti pentingnya penggunaan hidrogen di sektor petrokimia yang berorientasi pada energi bersih.

Ini juga penting. Banyak lagi hal-hal lain yang bisa kita lakukan untuk mendorong proses percepatan ini (hidrogen),

Penumpang menaiki bus Transjakarta di Halte Transjakarta Bundaran HI, Jakarta, Kamis (6/11/2025). – (Republika/Thoudy Badai)

Join the discussion