Skip to content
Rejogja

Komentari Murid SD Beri Rp2.000 ke Guru karena Tahu Gajinya Kecil, Wamendikdasmen: Kami Prihatin

Betty Thomas - kabarteras.com 2 mins read

Komentari Murid SD Beri Rp2 000 menjadi sorotan publik setelah video seorang siswa memberikan uang kepada gurunya viral di media sosial. Wakil Menteri

Komentari Murid SD Beri Rp2.000 ke Guru karena Tahu Gajinya Kecil, Wamendikdasmen: Kami Prihatin

Murid SD Beri Rp2.000 ke Guru, Wamendikdasmen: Kami Prihatin

Kabarteras.com – Komentari Murid SD Beri Rp2 000 menjadi sorotan publik setelah video seorang siswa memberikan uang kepada gurunya viral di media sosial. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, merespons momen ini dengan menyatakan rasa prihatin pemerintah terhadap kondisi gaji guru yang masih rendah. Peristiwa ini sekaligus menyoroti pentingnya percepatan program sertifikasi guru di Indonesia.

Viralnya Momen Menggemaskan di Media Sosial

Sebuah rekaman video yang menampilkan interaksi antara seorang murid sekolah dasar dengan gurunya menjadi perbincangan hangat di berbagai platform digital. Video tersebut awalnya diunggah oleh sang pendidik melalui akun Instagram miliknya, @tsania_fadilah. Dalam cuplikan yang dibagikan, terlihat seorang anak laki-laki dengan polos bertanya mengenai besaran gaji yang diterima oleh gurunya.

Sang pendidik menjawab sambil bercanda bahwa jumlah gajinya memang tergolong kecil. Ia kemudian bertanya apakah muridnya ingin menambahkan uang tersebut. Sebagai respons yang menggemaskan, bocah itu segera mengambil uang pecahan Rp2.000 dari saku seragamnya dan menyerahkannya kepada guru. Sang pendidik merasa terharu dan terhibur oleh kepolosan anak tersebut, namun ia menolak pemberian itu dengan sopan.

Respons Pemerintah dan Program PPG

Menanggapi fenomena ini, Fajar Riza Ul Haq menjelaskan bahwa pemerintah telah menerima instruksi langsung dari Presiden untuk mempercepat proses sertifikasi guru melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG). Ia mencatat bahwa pada tahun sebelumnya, lebih dari 800 ribu guru telah mengikuti program tersebut untuk meningkatkan kualifikasi dan kesejahteraan mereka.

Saya belum baca ini. Oke gini ya, gini. Pemerintah dalam hari Bapak Presiden memerintahkan kepada Pak Muti (Mendikdasmen Abdul Mu’ti) untuk melakukan percepatan sertifikasi guru untuk program PPG (Pendidikan Profesi Guru). Tahun lalu ada sekitar 800 ribu lebih guru yang ikuti program PPG.

Fajar menambahkan bahwa program PPG menjamin tidak adanya lagi guru yang menerima gaji rendah. Para pendidik yang menyelesaikan program ini akan memperoleh Tunjangan Profesi Guru (TPG) sebesar Rp2 juta setiap bulannya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik di seluruh Indonesia.

Apa konsekuensi dari PPG ini? Tidak akan ada lagi guru yang bergaji Rp 200 ribu, Rp 300 ribu karena begitu dia ikut PPG akan mendapatkan TPG. Tunjangan profresi guru Rp 2 juta per bulan. Syukur-syukur ditambah sama Yayasannya.

Komentar Fajar ini disampaikan saat ditemui usai acara Peletakan Batu Pertama TK Aisiyah Pembina Banguntapan pada hari Jumat, tanggal 24 Juli 2026. Ia berharap fenomena ini dapat menjadi momentum bagi pemerintah untuk lebih serius dalam meningkatkan kesejahteraan guru.

Kasus Komentari Murid SD Beri Rp2 000 ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa profesi guru masih membutuhkan perhatian lebih. Banyak guru yang bekerja dengan dedikasi tinggi namun masih menerima gaji yang tidak sebanding dengan tanggung jawab mereka. Melalui program PPG, pemerintah berharap dapat memberikan solusi jangka panjang untuk masalah ini.

Sumber: Republika Online (@republikaonline)

Join the discussion