Skip to content
Esgnow

Latest Program: PTK Lanjutkan Program Coastal Clean Up, Edukasi Siswa Jaga Pantai Tangkoko

Emily Anderson - kabarteras.com 3 mins read

PTK Terus Berikan Edukasi Lingkungan ke Siswa di Pantai Tangkoko Latest Program – Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap lingkungan, PT Pertamina Trans

Latest Program: PTK Lanjutkan Program Coastal Clean Up, Edukasi Siswa Jaga Pantai Tangkoko

PTK Terus Berikan Edukasi Lingkungan ke Siswa di Pantai Tangkoko

Latest Program – Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap lingkungan, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) kembali melaksanakan Latest Program yang bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Kali ini, program ini dilaksanakan di Pantai Tangkoko, Kota Bitung, Sulawesi Utara, dengan melibatkan siswa Sekolah Dasar sebagai mitra utama. Aktivitas ini merupakan bagian dari upaya PTK dalam menjaga kualitas lingkungan maritim, yang merupakan fondasi bagi keberlanjutan operasional perusahaan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Kegiatan Berfokus pada Edukasi dan Kesadaran Berkelanjutan

Kegiatan Latest Program tahun ini tidak hanya fokus pada pembersihan sampah, tetapi juga menekankan pendidikan lingkungan kepada siswa. Plt Direktur Utama PTK, Eko Cahyadi, menyatakan bahwa edukasi ini penting untuk memastikan dampak kegiatan berkelanjutan. “Kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga laut dan pantai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat, termasuk generasi muda,” ujarnya saat memberikan sambutan di Pantai Tangkoko, Jumat (18/7/2026).

“Edukasi ini juga menjadi sarana untuk menginspirasi siswa agar bisa terlibat langsung dalam menjaga lingkungan sehari-hari. Kami yakin, kesadaran kecil akan menjadi perubahan besar di masa depan,” tambah Eko.

Komitmen PTK dalam Menjaga Ekosistem Laut

Latest Program di Pantai Tangkoko merupakan contoh nyata komitmen PTK sebagai perusahaan jasa kemaritiman. Menurut Eko, keberlanjutan operasional PTK sangat tergantung pada kondisi lingkungan laut. “Kami berkembang bersamaan dengan laut, sehingga perlindungan ekosistem pesisir menjadi bagian dari strategi bisnis kami,” jelasnya.

PTK memandang bahwa konservasi lingkungan maritim tidak bisa dipisahkan dari pemanfaatan sumber daya alam. Dengan menggandeng sekolah, perusahaan berupaya membangun kesadaran bahwa lingkungan adalah aset yang perlu dijaga bersama. “Kami ingin bahwa Latest Program ini menjadi bagian dari kurikulum lingkungan di sekolah-sekolah pesisir,” tambahnya.

Sejarah dan Capaian Program Coastal Clean Up

Program Coastal Clean Up yang digagas PTK telah berjalan sejak 2023 dan terus berkembang hingga 2026. Pada tahun pertama, aksi bersih pantai dilakukan di Kelurahan Tanjungmas, Semarang, dengan partisipasi sekitar 1.800 orang dan menghasilkan pengumpulan sampah hampir empat ton. Diperkirakan, kegiatan tersebut juga berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon dioksida ekuivalen sebanyak 1,8 ton.

Tahun 2024, program diperluas ke Kulon Progo, Yogyakarta, mengumpulkan 28 ton sampah, sementara di Pantai Teluk Penyu, Cilacap, pada 2025, lebih dari 1.172 peserta turut serta. Dari data akumulatif hingga 2025, total sampah yang dikumpulkan mencapai 37,82 ton, dengan partisipasi lebih dari 3.972 orang. Capaian ini menunjukkan bahwa Latest Program PTK semakin efektif dalam menciptakan kesadaran lingkungan masyarakat.

Mengapa Pantai Tangkoko Dipilih?

Pantai Tangkoko dipilih sebagai lokasi utama untuk Latest Program karena memiliki nilai ekologis yang tinggi. Kawasan ini termasuk bagian dari Coral Triangle, yang dikenal sebagai kawasan konservasi biodiversitas laut terbesar di dunia. Selain itu, Pantai Tangkoko berada di dekat Integrated Terminal Bitung, yang merupakan pusat kegiatan ekonomi maritim daerah.

Wilayah ini juga memiliki habitat satwa endemik seperti tarsius dan yaki, serta menjadi lokasi wisata alam yang diminati. Eko Cahyadi menjelaskan, “Pantai Tangkoko adalah contoh nyata tentang pentingnya Latest Program yang menjangkau masyarakat sekitar. Dengan menjaga lingkungan di sini, kita bisa memastikan bahwa keuntungan ekonomi dari wisata dan kegiatan maritim tetap terjaga.”

Kolaborasi untuk Meningkatkan Dampak Sosial

Latest Program ini tidak hanya berjalan sendirian, tetapi juga menggandeng berbagai pihak. Kemitraan dengan Pertamina Patra Niaga, KSOP Bitung, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung, komunitas Sea Soldiers, serta pemerintah daerah dan masyarakat lokal membuat program ini lebih komprehensif. Selain aksi pembersihan, PTK memberikan paket alat belajar kepada siswa untuk mendukung pendidikan lingkungan di awal tahun ajaran baru.

“Kami berharap Latest Program ini bisa menjadi teladan bagi sekolah-sekolah lain. Partisipasi siswa bukan hanya tentang membuang sampah, tetapi juga tentang memahami peran lingkungan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Kepala Bagian Tata Usaha KSOP I Bitung, Mukminin.

PTK memastikan bahwa Latest Program akan terus ditingkatkan di berbagai wilayah pesisir Indonesia. Dengan pendekatan edukasi yang terpadu, perusahaan berharap bisa menciptakan generasi muda yang lebih peduli terhadap lingkungan. “Kami optimis bahwa kolaborasi ini akan memperkuat upaya menjaga kelestarian pesisir, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi maritim daerah,” tutup Eko Cahyadi.

Join the discussion