MUI Ingatkan Karnaval HUT RI tak Kenakan Busana yang Menyerupai Lawan Jenis
KH Muiz Ali, yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI, menyampaikan pesan penting terkait penyelenggaraan karnaval dalam rangka memperingati
MUI Mengingatkan Peserta Karnaval Hindari Busana Menyerupai Lawan Jenis
Kabarteras.com – KH Muiz Ali, yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI, menyampaikan pesan penting terkait penyelenggaraan karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Beliau menekankan bahwa setiap kegiatan harus tetap berpegang pada norma agama serta ketertiban umum yang berlaku.
Menjaga Norma Tasyabbuh dalam Berbusana
Salah satu hal yang menjadi perhatian khusus adalah penampilan para peserta. Menurut Kiai Muiz, tidak diperbolehkan bagi mereka yang mengenakan pakaian atau busana yang mengarah pada tasyabbuh, yaitu kondisi menyerupai lawan jenis. Pengurus Lembaga Bahtsul Masail PBNU ini juga menyoroti fenomena yang semakin marak, di mana sebagian peserta karnaval memilih berpenampilan seperti lawan jenis semata-mata demi hiburan.
“Peserta karnaval juga tidak boleh berpenampilan atau berbusana yang mengarah pada tasyabbuh (menyerupai) antar jenis,” tegas beliau.
Kegiatan yang Tidak Mengganggu Masyarakat
Selain aspek berbusana, karnaval juga harus memperhatikan kenyamanan publik. Kegiatan yang biasanya dilaksanakan pada momentum Agustusan atau perayaan lainnya hendaknya dilakukan dengan cara yang tidak mengganggu jalannya lalu lintas maupun aktivitas warga sekitar.
“Karnaval yang biasa dilaksanakan saat momentum Agustusan atau perayaan lainnya sebisa mungkin pelaksanaannya tidak mengganggu jalan raya,” ujar dia kepada Republika, Jumat (7/8/2026).
Menyikapi Kemerdekaan dengan Syukur
Kiai Muiz juga mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah nikmat besar yang harus disyukuri. Cara terbaik untuk menunjukkan rasa syukur adalah dengan memperkuat persatuan bangsa, memperbanyak dzikir dan doa, serta mengisi hari-hari kemerdekaan dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is MUI Ingatkan Karnaval HUT RI tak Kenakan?
MUI Ingatkan Karnaval HUT RI tak Kenakan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does MUI Ingatkan Karnaval HUT RI tak Kenakan matter?
MUI Ingatkan Karnaval HUT RI tak Kenakan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
